Kamis, 26 Mei 2016

Kenapa Harus Menulis?


Kenapa Harus Menulis?
Kadangkala tidak semua yang di rasa bisa di ungkapkan dengan lisan, akan tetapi tulisan bisa mewakilkannya. Entah kenapa dari dulu saya sangat tertarik dengan dunia kepenulisan, hanya saja saya masih belum memiliki motivasi yang kuat untuk menjadi seorang penulis. Belakangan ini, seorang mahasiswi yang berada satu organisasi kampus dengan saya telah berhasil menerbitkan buku best seller. Ia menulis hanya membutuhkan waktu satu minggu saja untuk mengerjakan satu buah buku. Luar biasa bukan? Dan sekarang buku keduanya telah terbit. Lalu saya kapan? Pertanyaan itu selalu muncul setiap harinya dalam benak saya, hingga suatu ketika saya mendapatkan informasi tentang Kelas Menulis Online. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmaanirrahim,semoga ini adalah langkah awal bagi saya dalam mewujudkan sebuah mimpi besar yang pernah terpampang besar didinding kamar.
Menulis bisa mengajarkan banyak hal. Dengan tulisan bisa menyebarkan dakwah ke kalangan umum dan bahkan dunia bisa membaca apa yang kamu tuliskan. Kedengarannya cukup keren bukan? Tapi butuh perjuangan yang luar biasa untuk menyelesaikannya.
Saya yakin, siapapun orangnya, apapun pekerjaannya pasti punya potensi untuk menjadi seorang penulis begitu juga dengan saya. Menulis tidak harus melalui buku saja, tetapi juga bisa menulis lewat berbagai media lain, lewat blog, forum, ataupun berbagai media sosial lainnya. Saya senang karena bisa berbagi kepada banyak orang. Menulis sebenarnya tidak membutuhkan energi yang banyak, hanya saja perlu mengatur waktu untuk menulis. Menulis bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, yang paling penting adalah setiap ide yang muncul harus di tulis secepat mungkin agar ide – ide yang muncul tersebut tidak hilang dan terbuang begitu saja.
Imam Al-Ghazali berkata, “ Jika kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka menulislah.” Ungkapan yang luar biasa dan mempunyai makna yang cukup mendalam. Jika punya potensi untuk menjadi penulis, lantas kenapa tidak dimanfaatkan? Jangan biarkan goresan – goresan kecil yang ada hanya menjadi sarang bahasa di sederetan tumpukan buku. Jangan jadikan tulisan yang ada di laptop atau media lainnya hanya menjadi sampah yang tak bernilai. Menulis adalah salah satu jalan untuk mengembangkan kreatifitas, dimana segenap penghayatannya dan setiap gerak kehidupan tertulis indah dalam bait – bait tulisan yang akan menjadi sebuah kenangan.
Lalu menunggu apalagi? Menulislah! Jika kamu kehabisan ide, lanjutkan saja. Lakukan apa yang bisa dilakukan, InsyaAllah akan ada jalan keluarnya. AllahuAkbar…!! Satu hal yang harus kamu ingat adalah, “ Dirimu barangkali hanya dikenal ketika kamu hidup saja, tapi yakinlah bahwa tulisanmu akan di kenang ribuan tahun yang akan datang meskipun engkau sudah tak menghembuskan nafas lagi.” Maka jadilah penulis, penulis yang banyak menginspirasi lewat bait – bait tulisan yang mengandung makna dalam setiap kehidupan.