Sabtu, 18 Februari 2017

Aku Bukan Ustadzah

Mohon maaf, aku bukan ustadzah
Aku hanyalah calon boneka neraka yang akan membuat pesta para penghuninya
Bagiku syurga adalah ingin dan hidup di neraka adalah pasti

Di otakku, bumi adalah tempat orang bebas bercerita, berteman, kepada siapa saja dan apa saja yang kita pilih
Terkadang banyak yang mencintai secara blak - blakan, tetapi banyak yang membenci secara diam - diam

Jangan bermuka dua dan jangan pula berlidah ular, simpan sombong baik - baik, simpan cacian baik - baik, simpan kuat baik - baik.
Kita hanya perluberteriak kepada wajah sendiri, sebab musuh bukan mereka, tapi diri sendiri.

Setelah tugas kita selesai, pergi jauhlah! Hijrahlah! Uzlahlah!
Resapi berbagai dosa - dosa, terbang tinggi sampai ke langit, tak akan ada satupun yang sanggup menghentikan taat kita.
Kelak segala iri hati dan dengki akan berbisik, "Kau hebat, kau berbeda, tetaplah shalihah!"

Terimakasih atas pukulan kebencian.
Terimakasih atas segala tamparan cinta yang tulus ataupun basa - basi bahkan komedi

Dinadiku mengalir pekat darah kepastian, bukan permainan yang kebanyakan orang lain katakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar