Cinta yang jauh
Hujan : Di sibuk hari - harimu, aku berharap kita masih sama - sama punya pagi yang libur.
Sekedar untuk merapikan rindu - rindu yang tak teratur .
Sekedar untuk merapikan rindu - rindu yang tak teratur .
Kopi : Seberantakan apapun, aku masih suka.
Hujan : Dan terkadang benar, ternyata Tuhan hadirkan pertemuan bukan
untuk ditetapkan, bukan disatukan atau bukan memisahkan, tetapi memberi
sebuah pelajaran. Kadang aku merindukan sapaan hangatmu di pagi hari.
Kopi : Sama, kala fajar aku menjadi nyeri sendiri, ketegaran yang aku
peranlkan kini benar - benar tak bekerja dengan baik. Aku rindu sapamu dalam
setiap hangatnya sebuah pertemuan.
Hujan : Iyakah itu yang kau rindukan? Lantas mengapa hadirku membuatmu merasa tak ada?
Kelak kau akan sangat merindukanku, sat aku sudah tak ada, begitu juga dengan ceritaku. Kau hanya akan menjadi penonton terbaik di setiap tawaku, tak ada lagi sedih, kisahku sudah mendewasa dengan sempurna.
Kelak kau akan sangat merindukanku, sat aku sudah tak ada, begitu juga dengan ceritaku. Kau hanya akan menjadi penonton terbaik di setiap tawaku, tak ada lagi sedih, kisahku sudah mendewasa dengan sempurna.
Setelah itu, jika kau tak menemukan aku dimanapun, barangkali aku sedang berada di dalam rasa bersalahmu.
Tidak mengapa, kita bukan ganjil yang sedang berjuang digenapkan..
Kita bukan beda, yang di beda tetap nyata
Kita bukan rindu yang dimata tertuju
Kita bukan badai air mata yang memimpikan pelangi pagi
Kita bukan sebuah lalu dan melaluinya
Begini saja, kita memang sebuah pinta, tapi Tuhan kulumkan dalam sama yang tak seharusnya
Selayaknya paku, kau tajam aku luas
Ketika Nanti kita bertemu 10:35
Tidak mengapa, kita bukan ganjil yang sedang berjuang digenapkan..
Kita bukan beda, yang di beda tetap nyata
Kita bukan rindu yang dimata tertuju
Kita bukan badai air mata yang memimpikan pelangi pagi
Kita bukan sebuah lalu dan melaluinya
Begini saja, kita memang sebuah pinta, tapi Tuhan kulumkan dalam sama yang tak seharusnya
Selayaknya paku, kau tajam aku luas
Ketika Nanti kita bertemu 10:35
Tidak ada komentar:
Posting Komentar